Arsip pikeun 'Elektronik'Katagori

DIY: Hacking SDIO GPS

29 Séptémber 2009

Hmmmf,… dah lama saya nggak nulis, maklum lah, pemalas. Di tulisan kali ini saya pengen sharring ‘kelakuan’ saya beberapa minggu ini. yap, hacking GPS. Mungkin hal ini udah basi bagi sebagian orang, tapi mungkin bagi sebagian orang lagi aneh, atau buat saya it’s new.
Mungkin ada yang nanya “napa sih GPS nya di hack?”, gini ceritanya, di kantor tuh ada GPS yang biasanya dipasang di PDA, SDIO GPS namanya dari ‘pretec’ sayangnya GPS ini agak sulit untuk dipake di PDA karena setiap kali dipasangin siPDA nya malah jadi hang, padahal itu barang baru dibeli dan PDA-nya pun udah termasuk generasi baru. Setelah beberapa kali dicoba dan tetep aja bikin hang tuh PDA akhirnya si GPS ini nggak pernah dipake dan nganggur. Pikir punya pikir sayang juga tuh GPS kalo nggak dipake, udah sy coba masukkin ke SD slot nya notbook nggak bisa juga karena protocol yang dipake sama SD slot di notebook beda sama SD slot yang dipake sama PDA meskipun kegunaan dasarnya sama yaitu untuk masukkin media storage. Akhirnya timbulah ‘ide kotor’ dipikiran saya.
PERHATIAN !!!, saya dan segala isi konten di blog ini TIDAK bertanggung jawab atas segala kerusakan yang terjadi pada barang oprekan anda, segala resiko kerusakan dan lain-lain menjadi tanggung jawab anda sendiri.

Intinya adalah gimana caranya si GPS ini bisa bermanfaat alias bisa dipake sesuai dengan kegunaannya meski tidak pada tempat seharusnya. Dari sini saya mulai googling kesana kemari tapi sayang nggak nemu apapun tentang gps yang ada ditangan saya karena ternyata pretec udah nggak nge-support barang ini alias discontinued (cape deeeeh). Dan manual book nya pun nggak ada (omigooood), kesel juga dan akhirnya saya bongkar gps nya. Tentunya setelah minta izin sama yang empunya barang!!!.
Buka bautnya, dan kia dapet modul gps nya kayak gini:

Ok, setelah kita dapet gps module nya kita pasang kabel (saya pake kabel yang biasa dipake jumper 0,1-0,2 mm) supaya kita nggak ngerusak konektor atau modul gps-nya.
Untuk pemasangan kabel ini saya kebingungan juga, disini ada 6 pin, pin apapun itu saya belum tau, konektornya kayak gini:

Asalnya saya juga bingung harus nyolokin kemana ini jumper, setelah nongkrong, ngelamun, ngopi, dan ngeroko sambil ngeliatin pcb ini, akhirnya keluarlah ide; kita kan mau dapetin data dari si gps ini, nah setiap komunikasi data minimal kita harus punya sumber tegangan (positif-negatif atau fasa-netral) dan jalur data ( Tx-Rx atau data- dan data+ ). Yang jadi masalah dan harus jadi perhatian adalah ‘kemana kita harus ngasih sumber tegangan?’, karena hal ini yang paling mungkin untuk bisa merusak alat yang kita oprek, sekarang coba perhatiin konektor gps nya;
1. Biasanya yang megang negatif tuh punya jalur pcb yang lebar/ lebih besar dari jalur yang lain (pin terakhir).
2. Jalur positif biasanya jalurnya lebih besar dari jalur data, tapi lebih kecil dari jalur negatif (pin pertama yang pararel dengan pin ke dua).
Nah udah ketemu deh jalur sumber tegangannya. Untuk lebih amannya, coba liat di dalem pcb gps nya, cangkang plat yang nutupin pcb dibuka dulu, coba perhatiin biasanya jalur positif masuk ke dioda (K), dan atau jalur negatif biasanya masuk ke kapasitor negatif.
Setelah yakin nggak akan ‘ngebul’ bagian data (Tx-RX) nggak usah dipasang dulu, coba kasih tegangan. Berapa tegangan yang harus dipake?. Gps yang saya dapet ini dari SDIO, kartu SD ini biasanya pake tegangan 3,3-5 Volt. Kita masukkin tegangan dari yang terkecil, coba ukur sinyal tegangan dari Tx atau Rx (Tx ke negatif / Rx ke negatif, pakai multimeter di milivolt atau microvolt), kalau ada berarti tegangan input yang kita masukkin sudah benar.
Karena sinyal yang kita dapet terlalu kecil, maka serial komputer belum bisa ngebaca data dari sinyal yang ita dapet dari gps, maka sinyal Tx-Rx nya harus di perbesar dulu pake rangkaian RS232 level shifter, seperti ini:

Sebelum dibikin pcb-nya saya coba dulu rangkaian RS232 level shifter ini di ‘breadboard’ atau papan percobaan,

Nah sekarang kita tes, sambung konektor serial dari RS232 level shifter yang udah kita buat ke port serial komputer, dan GPS dihubungkan ke RS232 level shifter. Setelah semua terhubung buka aplikasi serial yang kamu suka (disini saya pake putty) dengan konfigurasi;
• Speed (baud) : 9600
• Data Bits : 8
• Stop bits : 1
• Parity : None
• Flow Control : XON/XOFF
Setelah itu masukkan sumber tegangan ke rangkaian, maka tadaaaaaaaa,…….

Nah ada karakter yang keluar,… setelah googling diketahui bahwa karakter itu adalah karakter standard yang dipake sama GPS, namanya NMEA 0183 protocol yang merupakan karakter ASCII. Setelah berkeliling- keliling google dapet deh penjelasan sebagai berikut:
Setiap kalimat dalam bahasa NMEA diawali dengan tanda ‘$’, dan setiap kata dalam bahasa NMEA dipisahkan dengan tanda koma ‘,’.

Baris 1,
1. Merek/ type gps
2. Software / firmware yang digunakan
3. Selamat datang
4. Checksum

Baris 2, $GPRMC (RMC = Recommended Minimum Specific GPS/TRANSIT Data)
1. UTC of position fix
2. Data status (V=navigation receiver warning)
3. Latitude of fix
4. N or S (North atau South)
5. Longitude of fix
6. E or W (East atau West)
7. Speed over ground in knots
8. Track made good in degrees True
9. UT date
10. Magnetic variation degrees (Easterly var. subtracts from true course)
11. E or W
12. Checksum

Baris 3, $GPGSA (GSA = GPS receiver operating mode, SVs used for navigation, and DOP values.)
1. Mode (M=Manual, forced to operate in 2D or 3D, A=Automatic, 3D/2D)
2. Mode (1=Fix not available, 2=2D, 3=3D)
3-14 = IDs of SVs used in position fix (null for unused fields)
15. PDOP
16. HDOP
17. VDOP
18. checksum

Baris 4, $GPGGA (GGA = Global Positioning System Fix Data)
1. UTC of Position
2. Latitude
3. N or S
4. Longitude
5. E or W
6. GPS quality indicator (0=invalid; 1=GPS fix; 2=Diff. GPS fix)
7. Number of satellites in use [not those in view]
8. Horizontal dilution of position
9. Antenna altitude above/below mean sea level (geoid)
10. Meters (Antenna height unit)
11. Geoidal separation (Diff. between WGS-84 earth ellipsoid and mean sea level. – =geoid is below WGS-84 ellipsoid)
12. Meters (Units of geoidal separation)
13. Age in seconds since last update from diff. reference station
14. Diff. reference station ID#
15. Checksum
sumber: nmea.org
Nah setelah yakin RS232 nya jalan, kita bikin diatas pcb, cara bikinnya? Baca postingan saya yang lalu, dan setelah jadi masukin semuanya ke wadah kalo bisa sama batreinya juga, kalo punya saya dimasukin ke bekas wadah arrester apc, jadinya kayak gini:

Jadi deh, sekarang tergantung kreatifitas pembaca mau dijadiin apa gps ini, misalkan (sebagai ide saja) mau dijadiin alat navigasi, digabung sama program- program navigasi, sebagai odometer/ speedometer, sebagai gps logger, atau mungkin mau dipasang di’unmanned plane’ (it’s my next project idea), atau ide- ide lain yang lebih kreatif. Kalo hasil oprekan saya ini (beli modul yang lain yang lebih presisi, itu pun kalo punya duit, karena barang ini punya kantor) rencananya mau dibuat alat navigasi yang di pasang di CarPuter (Car Computer Unit) di mobil ortu saya (maklum saya belum punya mobil, jadi yang bisa dijadiin sasaran percobaan ya mobil ortu :D ) yang di gabung sama program navigasi gratisan supaya kalo jalan jalan ortu saya nggak akan kesasar, Pokonya tungguin aja hasil pemasangan di CarPuter mobil OrTu, mudah mudahan kalo nggak males bisa posting disini. Sebagai referensi saja; ulikan ini cukup bermanfaat dan lebih murah jika dibandingkan dengan kita beli perangkat gps navigasi yang harganya berjuta-juta itu, karena yang kita beli cuman modul gps nya saja yang harganya kurang-lebih 150rb – 1,5jt yang mahal notebooknya :D . Kalo mau dipasangin di CarPuter mu, atau mau diinstallin carputer dimobil kamu silahkan datang ke bengkel sederhana saya (Jl. Cingised No.8) kalo kamu mau ketemu langsung sama saya bisa janjian dulu (hari libur ya!)

Air untuk Hydrogen Generator

19 Désémber 2008

Dalam tulisan kreasi kali ini saya pengen coba jajal gimana caranya bikin hydrogen generator yang gampang yang tentu sebagian bahannya masih menggunakan barang bekas yang banyak disekeliling kita. Gas hydrogen yang dihasilkan nanti bisa dipake sebagai bahan bakar kendaraan meskipun dengan cara ini hydrogen yang dihasilkan belum bisa mensuplai kebutuhan pembakaran seluruhnya (100% hydrogen) tapi paling tidak dapat menghemat penggunaan bensin sebesar produksi hydrogennya, pengembangannya munkin nanti bisa dipake untuk masak, 100% hydrogen vehicle, atau pembakaran lain tergantung kreatifitas masing- masing.

Ditulisan kali ini insyaallah bakal dilengkapi juga dengan video cara pembuatan hydrogen generator, pengujian, sampai pembakaran gas hydrogen yang dihasilkan.

Pada dasarnya hydogen adalah suatu unsur (gas) yang mudah terbakar (mirip LPG kali yee,…). Secara sederhana pemisahan hydrogen dari air (H2O) dilakukan dengan persamaan kimia 2H20(1) + 2e ->2OH(aq) + H2(g) (itu juga kata adik ku, karena saya bukan orang kimia dan nggak ngerti sama kimia J)tapi adikku belum ngasih tau berapa besar elektron (tegangan/arus) yang diperlukan untuk misahin hydrogen ini (kalo ada yang tau, share ya!) udah ah teorinya, bikin pusing,… mending lets get start,…

Bahan dan alat yang dibutuhin:

  1. tabung kaca/ tabung plastik tahan panas (karena pada saat berlangsungnya elektrolisis air bakal jadi sangat panas, mirip ngerebus air pake listrik/ water heater) dipercobaan ini saya pake tabung/ botol bekas kopi instan.
  2. plat stainless, bahan ini agak susah memang kalo untuk dapet stainless murni (cirinya stainless murni; dia nggak nempel di magnet), kebetulan saya dapet minta dari temen (thank’s to pak Dian), kalo nggak dapet plat stainless kamu bisa pake sendok (sendok makan, sendok teh, yang penting stainless) ketebalannya bebas (inget bilang dulu sama nyokap/istri !! Kalo sendoknya diminta).
  3. karet seal, untuk dipasang di tutup tabung supaya nggak bocor, disini saya pake karet ban bekas yang digunting sesuai lingkaran tutup tabung yang dipake.
  4. selang dan knee akquarium, karena nggak ada yang bekas saya beli di tempat aquarium (knee: Rp.500.- selang: Rp.1500.- /meter), knee yang dipake 1 biji (3 biji optional), selang 1 meter juga cukup.
  5. tabung/ botol kecil (optional), ini untuk bikin bubbler, bubbler dipake hanya untuk pengaman aja, supaya udara atau bahkan api (pada saat ngebakar hydrogen) nggak ngebalik ke tabung elektrolisis.
  6. baut & mur stainless, susah cari yang bekas, saya beli dicikapundung dapetnya yang 4mm x 5cm (baut:Rp.1500.- mur:Rp.250.- /biji) yang dibutuhin 2 baut & 4 mur.
  7. spacer, saya pake bekas pulpen yang dipotong- potong ±1cm
  8. konektor kabel (optional), untuk ngehubungin sumber listrik ke tabung.
  9. lem silicon (lem aquarium) atau lem bakar juga bisa. Selubung kerut, sebagai isolator, kalo nggak ada pake solasi listrik juga boleh.
  10. kabel kalo ada yang ukurannya diatas 2mm, secukupnya. Trafo, sumber listrik, plastik. Untuk pengetesan.
  11. AIR, ini yang paling penting. Airnya boleh air apa aja, kalo ada ya pake aquades/ air suling. Saya ngak pake cairan elektrolit (garam, NaOH, KOH,dll) karena nanti amper yang dibutuhin jadi tinggi, just water only.
  12. bor dan mata bor ukuran 3mm dan 5mm, tang, gunting, cutter, AVO meter.

Bikinnya, liat video aja okeh,…

video

Maaf kalau dalam penyampaian bahasanya rada eror, videonya juga jelek, maklum hasil karya editing semalam dan memang saya baru belajar ulead tadi malam. tapi mudah mudahan maksudnya bisa tersampaikan dan bisa dimengerti. be creative !!!

untuk video kalo kurang jelas gambarnya bisa dilihat di youtube (3 part), part1, part2, part3.

di komen ya,… tengkyu,…

Hacking, MP3 player

19 Désémber 2008

hmmmf, udah lama nggak nulis (emangnya mas dani sering nulis apa?). di kesempatan yang nggak sibuk ini saya pengen sharing sesuatu, yap,… hacking MP3. Lho napa mp3 nya di hack mas? gini ceritanya, saya kan sering dengerin mp3 busuk saya itu, dia nggak kuat lama paling lama juga 4 jam, maklum lah mp3 punya Q mp3 murahan, dapet beli second pula. ya kalo untuk play di jalan sih nggak apa- apa, nah kalo play nya di rumah? dikit- dikit ganti batre (emang sih pake batre cas).

tapi sekarang nggak lagi, mp3 Q bisa kuat ampe 24 jam, nggak percaya? bahkan kalo mau seminggu nggak usah ganti batre juga bisa. bahkan kalo mau lebih kreatif nggak usah pake batre juga bisa, weeks,… masi nggak percaya juga? wokeh,… lets start.

yang dibutuhin,…

1. MP3 tentunya, saratnya, masih bisa dipake (kalo udah nggak nyala ya benerin ato buang ato beli lagi yang baru, yang itu buat saya– nggak ding becanda)

2. battery holder, yap tempat batre, boleh yang kecil ato kalo mau play lebih lama boleh yang besar. kalo saya pake bekas jam dinding (arrrgh,… barang bekas lagi)
3. pin jumper, biasanya ada di board komputer jadul (jangan nyabut dari komputer yang kamu pake, ntar nggak bisa browsing lagi ke sini) kalo nggak ada ato males nyabut bisa beli ato pake penitik, jarum, dll.

cara nge-hack-nya gampang,

1. solder pin jumper tadi di kaki battery holder ngadep ke bawah, kayak gambar dibawah ini;

nah yang warna merah itu (yang ditunjukkin tanda panah itu jumpernya)

2. bolongin tepat diatas pin batre di mp3 kamu, pake bor PCB (pelan- pelan bolonginnya ntar mp3 nya malah rusak) bolonginnya sesuai sama jarak pin yang kamu buat di battre holder, kayak gambar dibawah;

yang dikasih tanda titik merah ditunjukkin sama tanda panah itu lobangnya.

selesai deh, masukkin pin batre tadi ke lobang colokkan yang udah kita buat di mp3, ketika dicolokkin pin tadi bakal nyentuh ke konektor batre yang ada di mp3. PERHATIAN waktu masang batre extend ini perhatikan polaritas batre extend jangan sampe kebalik, saya nggak tanggung jawab kalo MP3 loe jadi rusak P.

napa dengan cara ini mp3 bisa punya waktu play tambah lama? tau dong, batre kecil (AAA) yang dipasang di mp3 standar hanya punya kapasitas paling gede 1200mAH (itupun jarang saya temuin di pasaran) sedangkan kalo loe pake batre gede kan banyak tuh yang kapasitas nya gede, ada yang sampe 3000mAH segala tp yang paling banyak sih 2100mAH, nah kalo di extend (apa lagi kalo batre AAA nya dipasangin juga jadi nambah kan mAH nya. simple nya kalo batre AAA 900mAH dan dipasang batre extend AA 2100mAH khan jadi 3200mAH yah? eh salah hmmm,… jadi 3000mAH ya? jadi kamu bisa play -+ 30 jam kalo asumsi pemakaian power MP3 kamu 100mA (biasanya MP3 pake powernya cuman 40-80mA pada full volume)

kalo pengen nggak pake batre kamu bisa pasang konektor extend dan bikin adaptor DC 1.2-1.8V okeh, ato kalo kamu nggak mau ngerusak bodi mp3, kamu bisa bikin fake battery dan disambungin ke power adaptor. simple khan? cara ini bisa kamu aplikasikan juga di mp4 kamu, handphone, ato barang elektronik lain yang sumber dayanya pake batre, tergantung kreatifitas masing masing.

saran dan ide nya di komen aja,…

PCB “Meskipun jelek, it’s made by me!!!”

19 Désémber 2008

Kadang kita pengen bikin sesuatu barang custom yang punya kualitas custom (meskipun jelek “it’s made by me !!!”), tapi mentok sama pertanyaan “gimana cara bikinnya?”. Dalam tulisan qu kali ini saya mo bahas gimana caranya bikin custom PCB yang gampang dan bahannya banyak tersedia di toko elektronik (ya iya laah, pasti ditoko elektronik, masa di toko bunga?). seeeep,….

Sekarang kita siapin bahan bahan dan alat yang dibutuhin,…;

  1. ferichloride, (halah,… lupa lagi nulisnya,… pokonya biasa disebut feriklorida), kalo males beli bisa juga pake Porstek™ (pembersih keramik), tapi pake ini agak lama, sebaiknya pake yang pertama aja ya,
  2. Kertas foto (glossy papper), kertas glossy apa aja, yang penting bahan dasarnya kertas (bukan plastik !!!), saya pake DataPrint™ (sory bukan maksut ngiklan, lagian nggak dapet tip juga dari DataPrint™)
  3. Air putih hangat, yang ini air biasa dari Termos™ dicampur air dingin dikit (suam suam kuku),
  4. Printer laser, apapun printernya yang penting laser item, kalo nggak punya (kasiaaaan dech loe!, kayak gue), bisa pake mesin foto copy (kalo nggak punya juga, usaha dong, minta foto copy in kek ke tukang foto copy).
  5. Komputer untuk ngegambar desain pcb yang rumit, lengkap dengan program PCB design-nya. Saya pake program DIPtrace untuk desain pcb nya, gratis juga kalo untuk desain pcb kecil dibawah 250 pin.
  6. Pembersih PCB dan ampelas halus (600/800), bisa pake sabun, bensin, alkohol, kayuputih (inget bilang dulu sama cewek kamu ya, ntar malah ribut gara gara kayuputih nya kamu ambil)
  7. Setrika, ??
  8. Rokok, bagi para perokok
  9. Waktu, bagi orang sibuk

Now, how it is made? Here we go,… Here gene masih bikin PCB sendiri?,… bae we!!!

  1. Bersiin tuh PCB pake ampelas halus dulu, nggak usah diteken ya ngampelasnya ntar abis tembaganya, ampe nggak ada bekas oksidasi aja. Trus bersiin juga pake sabun (di tempat cuci piring) tririskan. Terakhir bersiin pake bensin/ kayuputih. Sisihkan (bungkus pake tissue supaya kering dan nggak kepegang lagi). Hasil ngebersiin sampe kinclong, like this:

100_6615

  1. Bikin desainnya, untuk yang pake komputer kalo udah selesai desainnya langsung di print ya ke kertas foto tentunya (tentukan ketebalan print, pake full aja biar item dan nggak bolong bolong). Untuk yang ngeprint nya pake tangan ato printer inkjet, selesai di print trus di transfer ke foto papper pake foto copy (bilang ke tukang foto copy nya “yang bersih dan tebel ya mas”). Oh ya, ngeprint ke kertas foto HARUS TERBALIK. Like this:
100_6610
  1. Salin ke PCB, tempatkan gambar diatas pcb yang udah dibersiin tadi (inget bagian tembaga yang udah kinclong jangan kepegang, apa lagi kalo tangan mu keringetan, ntar jd oksidasi lagi), kalo posisinya udah bener gencet tu PCB pake setrika (dengan posisi; kertas foto ada di dekat bagian yang panas) kalo bisa alas pcb nya pake kayu yang rata ato di lantai juga boleh, paling enak sih dilantai bekas tempat nyimpen setrika jd lantainya agak panas (supaya si pcb nggak bengkok), ngegencetnya nggak usah lama paling jg 30-60 detik-an sampe kertas nya agak lengket, like this;
100_6621
  1. Angkat setrikanya simpen pcb dilantai lain (yang dingin) dengan posisi kertas foto menghadap bagian yang dingin (saya pake alas alumunium untuk ngedinginnin), lakukan proses 3 dan 4 berulang, yaaa,… 2 kali jg cukup.

100_6623

  1. Dinginkan pcb, coba lihat apakah kertas foto nya rada ngangkat? Kalo iya cabut pelan pelan (sambil diliat ya apakah track nya ikut keangkat ato ngga) kalo kertasnya lengket ke pcb dan susah dibuka, jangan dipaksa, masukkin si pcb ke air hangat sambil di sikat pake sikat gigi yang soft ato pake tangan juga boleh, pelan pelan ya (ntar juga kertasnya ancur)
  2. keringin tuh pcb yang udah ada track nya, jadinya mungkin like this;

100_6628 100_6624

  1. Udah gitu masuk ke proses etching, siapin air hangat di wadah yang seukuran sama pcb (ketinggian bebas, asal tinggi air nggak terlalu banyak) asumsi tinggi air; kalo wadah digoyangkan maka pada posisi tertentu pcb nggak akan terendam. Masukkin ferichloride ke wadah berisi air hangat itu, kocok hingga larut (ngocoknya jangan pake logam ya!)
  2. Masukkin pcb ke wadah yang udah ada larutan ferichloride tadi, like this;

100_6631 100_6630

  1. Goyang- goyang sampe tembaga yang nggak ketutup tinta laser ilang/ bersih.kalo udah, bersiin deh pake air biasa, trus ilangin tinta laser nya pake bensin/ alkohol/ minyak kayuputih dll. Keringkan. like this;

100_6632 100_6634

  1. Bolongin PCB pake bor pcb (untuk yang track nya ada dibawah), untuk yang track nya ada di atas, yaaa,… nggak usah, tempelin aja langsung komponen mu

It’s all done !!!, ada pertanyaan? di comment aja ya,…

Semoga membantu, Kritik dan saran dan ide ditunggu !

Box Speaker from Jerigen

19 Désémber 2008
Lagi- lagi barang bekas, maklum lah, saya mah cuman orang endonesa. perangkat audio yang saya miliki dirumah memang nggak sebagus yang orang- orang miliki, selain nggak sanggup beli perangkat audio yang bagus alasan lainnya juga “kalo saya beli yang itu yaaa,…. nggak belajar !” so, ya lets bikin aja yooo,…

Bahannya tentu saja jrigen dan speaker (speaker sebaiknya jangan bikin; agak susah ), bahan dan alat lain, baut, mur, dacroon/ glasswool/ kain/ apa aja (untuk peredam; be creative) jangan terpaku sama glasswool, nggak ada glasswool bisa pake kayu bekas, koran bekas, kain, kapas, kapuk, bor tangan (nggak ada bor tangan juga nggak apa apa, bisa pake paku yang dipanasin).

Let get start,

Pertama, bersiin dulu jeriggen nya sampe bersih (disini saya pake jrigen yang biasa dipake minyak kelapa 5 liter), bersiin pake sabun biar minyaknya ilang, sampe kinclong,

Kedua, ukur speaker yang mau dimasukkin ke jrigen itu (disini saya pake speaker 6 inch; karena kalo yang lebih gede nggak akan muat ke jrigennya & volume jrigen sebenarnya hanya untuk 4 inch speaker),

Ketiga, bolongin deh tu jrigen sesuai ukuran yang tadi kita gambar, inget ngebolonginnya harus lebih kecil dari ukuran, paling tidak diameter gambar dikurangi 1,2 cm, bolongiinnya bisa pake cutter, gergaji triplek, ato pake solder.

Keempat, masukin bahan peredam disekeliling dinding jrigen, jangan sampe penuh/ sampe padat, karena akan mengurangi volume udara didalam jrigen.

Kelima, kasi kabel speaker keluar (tentunya pake solder dan timah), kalo nggak, dibaut dipinggirkan box juga boleh.

Keenam, masukkin tu speaker ke lubangnya (kalo ada sebelumnya kasi lem kaca seluruh pinggiran lubang speaker & tunggu kering lemnya sebelum speaker dimasukkin), baut speakernya sampe pageuh.

Naaah, jadi deh, punya qu jadinya kayak gini:




Gambar at the second line itu amp

bikinan juga,

Ini masih kondisi normal, ntar lain waktu saya posting deh yang udah di modifikasi nya. Tes deh suaranya, oh ya untuk ngilangin suara ngegeber kasi alas box nya pake alas karet, bisa pake sendal jepit dipotong kecil- kecil untuk dijadiin kaki si box (inget, sendal jepitnya yang bekas juga ya, supaya nggak dimarahin sama mama gara- gara sendal jepitnya ilang )


Lets hear the sound,….


ups… , sory rada cempreng, ada pengurangan resolusi suara waktu nge-recordnya -) coba punya kamu,….

nggak kalah kan sama yang harganya 400rb-an (emang sih tergantung amplifier nya juga) ntar sy bahas gimana bikin amp, yang lumayan yang tetunya masih mengandung barang bekas.

DIY SATA case @ mirror.itb.ac.id

19 Désémber 2008

Ini pengalaman paling gila yang pernah saya alami, bikin SATA drive server sampe 8 terabyte, mungkin pada ngetawain, karena banyak orang bikin server udah sampe ratusan terabyte (lha ini baru 8 tera aja udah bangga). thats ok

tapi ini rakitan saya sendiri, dengan susah payah bikin casing yang bisa muat sampe 32 hardisk (meskipun cuman cukup untuk 30 hdd)

this the enclosure

setelah casingnya jadi, 30 hardisk pun dimasukin, repot memang karena casing ini nggak pake drivebay kayak di iklan iklan (maklum susah banget bikin drivebay nya)

Setelah semua hardisk terpasang, tinggal masangin busbar (baca: kabel power), kabel power ini juga dibuat custom supaya enak masangnya.

setelah kabel power terpasang kita siapin otaknya, MoBo dengan brand Supermicro ini lumayan jago, dengan semua perlengkapannya, yang harus diingat adalah “jangan pergunakan casing murahan untuk PC yang powerfull” karena anda akan merusak karya anda sendiri. kalo nggak punya duit untuk beli cassing yang keren (baca;bagus, kokoh, handal, artistik) mendingan bikin dari bekas casing lama, karena casing lama lebih kokoh daripada casing ‘kaleng kerupuk’ hanya saja casing lama punya bentuk yang cupu, be creative bikin casing yang keren. Kalo mau saya juga bisa bantu (promosi diri)
MoBo dan segala pernak perniknya inilah ‘jeroan’ mirror.itb.ac.id

whoooo,… banyak banget tentakel-nya, tentakel- tentakel itu nyolok ke 4 buah SATA card dengan interfaces PCI-X dalam setiap sata card memegang masing masing 8 SATA drive. mereknya masih Supermicro.

naah inilah ke-32 tentakel itu (baca: SATA cable) sebelum dipasang, kasih nomor dulu di setiap tentakel. supaya pas masang nggak bingung. setelah MoBo nya kepasang, sekarang kita naikkin ‘power supply ke atas cassing MoBo, power supply yang dipake sama ’siMonster’ ini semuanya ada 4 buah, pararel setiap 15 hdd pake 1 PSU sebesar 600W enLight, (sssst ternyata itu belum cukup) satu di cassing (untuk MoBo) dan satu lagi khusus untuk fan, extreme-nya dia pake 8 buah super fan 15000rpm (kira-kira) dipasang khusus di casing hdd yang memakan arus listrik 1 amper setiap fan nya, makanya pake 1 PSU juga.
Setelah semuanya dinaikan, baru kita pasang tentakel dan power source-nya, dan,… here we go,….
test, test, satu, dua, tiga,….

Tadaaaaaaa,…. inilah mirror.itb.ac.id atau ftp.itb.ac.id, dengan suara jet nya, suara khas dari dalam NOC, aneh memang, dengan keadaan yang berantakan ini mirror itb pun jadi.

it’s me and ‘The Monster’ ftp.itb.ac.id / mirror.itb.ac.id
alhamdulillah,…

Tips Sederhana Men-Tune WinXP

8 Oktober 2008

Mempercepat waktu Boot.
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu > Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE’SOFTWARE’Microsoft’Dfrg’BootOpt imizeFunction
4. Cari > Enable > dibagian kanan regedit
5. Klik ”Modify”
6. Pilih ”Y to enable”
7. Reboot

Mempercepat Loading Windows Menu.
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start > Run
2. Regedit > Ok
3. “HKEY_CURRENT_USER’Control Panel’Desktop’”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify”
6. Ketik angka “100″
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak “target”, tambahkan ”/prefetch:” diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. “Regedit” > OK
3. “HKEY_CURRENT_USER’Control Panel’Desktop’”
4. Sorot “WaitToKillAppTimeout”
5. Klik kanan dan pilih “modify”
6. Ubah value menjadi “1000″
7. Klik “OK”
8. Sorot “HungAppTimeout”
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi “1000″
11. Klik “OK”
12. “HKEY_USERS’.DEFAULT’Control Panel’Desktop” sorot “WaitToKillAppTimeout”
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke “1000″
16. Klik “OK”
17. “HKEY_LOCAL_MACHINE’System’CurrentControlSet’Contr ol’” sorot “WaitToKillServiceTimeout”
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi “1000″
21. Klik “OK”

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.