DIY: Hacking SDIO GPS

29 Séptémber 2009

Hmmmf,… dah lama saya nggak nulis, maklum lah, pemalas. Di tulisan kali ini saya pengen sharring ‘kelakuan’ saya beberapa minggu ini. yap, hacking GPS. Mungkin hal ini udah basi bagi sebagian orang, tapi mungkin bagi sebagian orang lagi aneh, atau buat saya it’s new.
Mungkin ada yang nanya “napa sih GPS nya di hack?”, gini ceritanya, di kantor tuh ada GPS yang biasanya dipasang di PDA, SDIO GPS namanya dari ‘pretec’ sayangnya GPS ini agak sulit untuk dipake di PDA karena setiap kali dipasangin siPDA nya malah jadi hang, padahal itu barang baru dibeli dan PDA-nya pun udah termasuk generasi baru. Setelah beberapa kali dicoba dan tetep aja bikin hang tuh PDA akhirnya si GPS ini nggak pernah dipake dan nganggur. Pikir punya pikir sayang juga tuh GPS kalo nggak dipake, udah sy coba masukkin ke SD slot nya notbook nggak bisa juga karena protocol yang dipake sama SD slot di notebook beda sama SD slot yang dipake sama PDA meskipun kegunaan dasarnya sama yaitu untuk masukkin media storage. Akhirnya timbulah ‘ide kotor’ dipikiran saya.
PERHATIAN !!!, saya dan segala isi konten di blog ini TIDAK bertanggung jawab atas segala kerusakan yang terjadi pada barang oprekan anda, segala resiko kerusakan dan lain-lain menjadi tanggung jawab anda sendiri.

Intinya adalah gimana caranya si GPS ini bisa bermanfaat alias bisa dipake sesuai dengan kegunaannya meski tidak pada tempat seharusnya. Dari sini saya mulai googling kesana kemari tapi sayang nggak nemu apapun tentang gps yang ada ditangan saya karena ternyata pretec udah nggak nge-support barang ini alias discontinued (cape deeeeh). Dan manual book nya pun nggak ada (omigooood), kesel juga dan akhirnya saya bongkar gps nya. Tentunya setelah minta izin sama yang empunya barang!!!.
Buka bautnya, dan kia dapet modul gps nya kayak gini:

Ok, setelah kita dapet gps module nya kita pasang kabel (saya pake kabel yang biasa dipake jumper 0,1-0,2 mm) supaya kita nggak ngerusak konektor atau modul gps-nya.
Untuk pemasangan kabel ini saya kebingungan juga, disini ada 6 pin, pin apapun itu saya belum tau, konektornya kayak gini:

Asalnya saya juga bingung harus nyolokin kemana ini jumper, setelah nongkrong, ngelamun, ngopi, dan ngeroko sambil ngeliatin pcb ini, akhirnya keluarlah ide; kita kan mau dapetin data dari si gps ini, nah setiap komunikasi data minimal kita harus punya sumber tegangan (positif-negatif atau fasa-netral) dan jalur data ( Tx-Rx atau data- dan data+ ). Yang jadi masalah dan harus jadi perhatian adalah ‘kemana kita harus ngasih sumber tegangan?’, karena hal ini yang paling mungkin untuk bisa merusak alat yang kita oprek, sekarang coba perhatiin konektor gps nya;
1. Biasanya yang megang negatif tuh punya jalur pcb yang lebar/ lebih besar dari jalur yang lain (pin terakhir).
2. Jalur positif biasanya jalurnya lebih besar dari jalur data, tapi lebih kecil dari jalur negatif (pin pertama yang pararel dengan pin ke dua).
Nah udah ketemu deh jalur sumber tegangannya. Untuk lebih amannya, coba liat di dalem pcb gps nya, cangkang plat yang nutupin pcb dibuka dulu, coba perhatiin biasanya jalur positif masuk ke dioda (K), dan atau jalur negatif biasanya masuk ke kapasitor negatif.
Setelah yakin nggak akan ‘ngebul’ bagian data (Tx-RX) nggak usah dipasang dulu, coba kasih tegangan. Berapa tegangan yang harus dipake?. Gps yang saya dapet ini dari SDIO, kartu SD ini biasanya pake tegangan 3,3-5 Volt. Kita masukkin tegangan dari yang terkecil, coba ukur sinyal tegangan dari Tx atau Rx (Tx ke negatif / Rx ke negatif, pakai multimeter di milivolt atau microvolt), kalau ada berarti tegangan input yang kita masukkin sudah benar.
Karena sinyal yang kita dapet terlalu kecil, maka serial komputer belum bisa ngebaca data dari sinyal yang ita dapet dari gps, maka sinyal Tx-Rx nya harus di perbesar dulu pake rangkaian RS232 level shifter, seperti ini:

Sebelum dibikin pcb-nya saya coba dulu rangkaian RS232 level shifter ini di ‘breadboard’ atau papan percobaan,

Nah sekarang kita tes, sambung konektor serial dari RS232 level shifter yang udah kita buat ke port serial komputer, dan GPS dihubungkan ke RS232 level shifter. Setelah semua terhubung buka aplikasi serial yang kamu suka (disini saya pake putty) dengan konfigurasi;
• Speed (baud) : 9600
• Data Bits : 8
• Stop bits : 1
• Parity : None
• Flow Control : XON/XOFF
Setelah itu masukkan sumber tegangan ke rangkaian, maka tadaaaaaaaa,…….

Nah ada karakter yang keluar,… setelah googling diketahui bahwa karakter itu adalah karakter standard yang dipake sama GPS, namanya NMEA 0183 protocol yang merupakan karakter ASCII. Setelah berkeliling- keliling google dapet deh penjelasan sebagai berikut:
Setiap kalimat dalam bahasa NMEA diawali dengan tanda ‘$’, dan setiap kata dalam bahasa NMEA dipisahkan dengan tanda koma ‘,’.

Baris 1,
1. Merek/ type gps
2. Software / firmware yang digunakan
3. Selamat datang
4. Checksum

Baris 2, $GPRMC (RMC = Recommended Minimum Specific GPS/TRANSIT Data)
1. UTC of position fix
2. Data status (V=navigation receiver warning)
3. Latitude of fix
4. N or S (North atau South)
5. Longitude of fix
6. E or W (East atau West)
7. Speed over ground in knots
8. Track made good in degrees True
9. UT date
10. Magnetic variation degrees (Easterly var. subtracts from true course)
11. E or W
12. Checksum

Baris 3, $GPGSA (GSA = GPS receiver operating mode, SVs used for navigation, and DOP values.)
1. Mode (M=Manual, forced to operate in 2D or 3D, A=Automatic, 3D/2D)
2. Mode (1=Fix not available, 2=2D, 3=3D)
3-14 = IDs of SVs used in position fix (null for unused fields)
15. PDOP
16. HDOP
17. VDOP
18. checksum

Baris 4, $GPGGA (GGA = Global Positioning System Fix Data)
1. UTC of Position
2. Latitude
3. N or S
4. Longitude
5. E or W
6. GPS quality indicator (0=invalid; 1=GPS fix; 2=Diff. GPS fix)
7. Number of satellites in use [not those in view]
8. Horizontal dilution of position
9. Antenna altitude above/below mean sea level (geoid)
10. Meters (Antenna height unit)
11. Geoidal separation (Diff. between WGS-84 earth ellipsoid and mean sea level. – =geoid is below WGS-84 ellipsoid)
12. Meters (Units of geoidal separation)
13. Age in seconds since last update from diff. reference station
14. Diff. reference station ID#
15. Checksum
sumber: nmea.org
Nah setelah yakin RS232 nya jalan, kita bikin diatas pcb, cara bikinnya? Baca postingan saya yang lalu, dan setelah jadi masukin semuanya ke wadah kalo bisa sama batreinya juga, kalo punya saya dimasukin ke bekas wadah arrester apc, jadinya kayak gini:

Jadi deh, sekarang tergantung kreatifitas pembaca mau dijadiin apa gps ini, misalkan (sebagai ide saja) mau dijadiin alat navigasi, digabung sama program- program navigasi, sebagai odometer/ speedometer, sebagai gps logger, atau mungkin mau dipasang di’unmanned plane’ (it’s my next project idea), atau ide- ide lain yang lebih kreatif. Kalo hasil oprekan saya ini (beli modul yang lain yang lebih presisi, itu pun kalo punya duit, karena barang ini punya kantor) rencananya mau dibuat alat navigasi yang di pasang di CarPuter (Car Computer Unit) di mobil ortu saya (maklum saya belum punya mobil, jadi yang bisa dijadiin sasaran percobaan ya mobil ortu :D ) yang di gabung sama program navigasi gratisan supaya kalo jalan jalan ortu saya nggak akan kesasar, Pokonya tungguin aja hasil pemasangan di CarPuter mobil OrTu, mudah mudahan kalo nggak males bisa posting disini. Sebagai referensi saja; ulikan ini cukup bermanfaat dan lebih murah jika dibandingkan dengan kita beli perangkat gps navigasi yang harganya berjuta-juta itu, karena yang kita beli cuman modul gps nya saja yang harganya kurang-lebih 150rb – 1,5jt yang mahal notebooknya :D . Kalo mau dipasangin di CarPuter mu, atau mau diinstallin carputer dimobil kamu silahkan datang ke bengkel sederhana saya (Jl. Cingised No.8) kalo kamu mau ketemu langsung sama saya bisa janjian dulu (hari libur ya!)


Bengkel Mobil “DB Auto Service”

29 Séptémber 2009

Telah dibuka beberapa waktu lalu sebuah bengkel mobil sederhana yang berada di kawasan cisaranten, dengan alamat jl. Cingised no.8. Bengkel mobil yang terbilang cukup sederhana dan dengan didukung mekanik yang berpengalaman dibidangnya ini menyediakan berbagai macam jasa servis ataupun perbaikkan.

Untuk mengetahui lokasi alamat dalam peta GE silahkan klik gambar atau klik disini untuk mengunduh lokasi dalam file ‘.kml’.

Silahkan berkunjung ke bengkel sederhana kami untuk memperbaikki kerusakkan pada mobil anda atau untuk servis regular mobil anda atau hanya untuk sekedar ingin berkonsultasi.


Berapa Lama Kita Dikubur?

29 Séptémber 2009

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemud ian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 “

“Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk Neneknya…

“Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

“Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah….” Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun … “

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana .. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910″

“Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka” kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?”

Ayahnya tersenyum, “Lalu?”
“Iya … Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur …. Ya nggak yah?” mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ….. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur …. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata…

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya …lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un …. Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

Ya Allah… Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur…. air matanya semakin membanjiri jenggotnya

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak … Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu.. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur…. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan… Dan apa yang akan datang di depannya…

“Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku…”

Cerita ini hanya mengingatkan diri saya pribadi, mudah mudahan mengingatkan pembaca juga,…
sumber: CoPas dari milis


DIY Maintenance Hardware: 3Com SuperStack II 4200 series

29 Séptémber 2009

Uugggh,… agak extreme memang tapi menurut saya biasa- biasa aja, kejadiannya memang sering dialami, mungkin kejadian ini sama aja kayak kejadian yang terjadi sama hardware- hardware elektronik lainnya, apa lagi yang jenis digital kayak yang satu ini, sedikit aja kotor sistem sering kali keganggu. Masalah yang sering timbul akibat kotor ini biasanya si barang sering restart, hang, macet atau bahkan konslet.  Berikut ini sebuah contoh tips sederhana (yang contohnya rada extreme) untuk me-maintenance sebuah barang elektronik digital. Dalam tulisan ini saya ngambil contoh barang yang kebetulan sedang saya maintenance dan kebetulan juga ada henpon kamera punya temen (karena gw nggak punya hp berkamera). Ok, kita liat barangnya (3Com SuperStackII 4200 series) doh, kalo ketauan vendor marah nggak ya vendor nya???

Nah ini dia barangnya, sekarang kita bongkar yuk!!! Tp sebelumnya,

PERHATIAN Merusak segel berarti anda memutuskan untuk menghancurkan garansi pabrik!!!, dan Saya tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan kerusakkan yang terjadi akibat percobaan yang anda lakukan!!! Ngebongkarnya cokup ngebuka dua baut di belakang casing, dan angkat tutupnya (hati- hati agak susah dan plastiknya mudah patah) gunakan obeng minus kalau perlu. Sesudah dibuka gambarnya kayak gini;

Kalo udah dibongkar coba lihat boardnya (bagian processing/digital; board warna hijau, dan board warna kuning; bagian power),

Kalau si switch ini sering hang atau restart berulang ulang biasanya di board nya suka ada ‘jelaga’ atau ‘kerak’ yang nempel diantara kaki- kaki komponen yang menyebabkan konsleting antar kaki komponen. Contoh kerak yang menempel pada board switch seperti gambar dibawah ini;

Keraknya menempel pada bagian transciever/ soket SFP /soket gigabit.

Kerak inilah yang harus dihilangkan, gunakan cairan pembersih komponen elektronik dan kuas halus, kalo nggak ada bisa pake ‘thiner’ atau cairan pembersih sejenis (harus jenis cairan yang cepat kering dan tidak menimbulkan kikisan atau kerak baru) di maintenance ini saya nggak pake thiner atau cairan pembersih sejenis lainnya, tapi saya pake bensin (jangan ditiru ya!!!). Semprotkan/ basahi kuas dengan cairan pembersih, kuaskan ke bagian yang terdapat kerak (pelan- pelan ya! Nanti komponennya bisa- bisa copot).

Setelah dibersihkan pake cairan pembersih. Jemur board yang udah dibersiin tadi sampe kering atau sebelum dijemur semprot dulu pake udara tekan dari kompresor udara (jangan pake tekanan yang terlalu tinggi nanti komponennya terbang/copot) setelah itu baru dijemur sampai kering. Setelah kering, sebelum dipasang ke dudukkan semula, periksa kembali sela- sela komponen barangkali masih ada cairan pembersih yang belum kering, terutama dibawah badan IC (Integrated Circuit) yang berkaki banyak. Kalau sudah yakin bersih dan kering pasang kembali board ke dudukkan semula. Tutup kembali cassing, coba masukkan power dan kabel console (jika manageble), nyalakkan switch, perhatikan lampu indikator / console. Untuk dapat mengetahui masih terjadi atau tidaknya kasus semula aktifkan log pada konsol, biarkan menyala (kalau perlu lakukkan hingga beberapa hari atau sampai kamu yakin bahwa switch nya sudah sehat kembali setelah itu baru boleh di deploy kembali.

Kira- kira itu yang biasa saya lakukkan kalau maintenance hardware terhadap peralatan digital khususnya networking. Tapi pada prinsipnya perlakuan yang sama bisa dipake untuk peralatan elektronik lain. Seperti biasa itu tergantung kreatifitas dan keberanian masing- masing.

Semoga bermanfaat. Dan jangan lupa di komen, Tengkyu,…


Air untuk Hydrogen Generator

19 Désémber 2008

Dalam tulisan kreasi kali ini saya pengen coba jajal gimana caranya bikin hydrogen generator yang gampang yang tentu sebagian bahannya masih menggunakan barang bekas yang banyak disekeliling kita. Gas hydrogen yang dihasilkan nanti bisa dipake sebagai bahan bakar kendaraan meskipun dengan cara ini hydrogen yang dihasilkan belum bisa mensuplai kebutuhan pembakaran seluruhnya (100% hydrogen) tapi paling tidak dapat menghemat penggunaan bensin sebesar produksi hydrogennya, pengembangannya munkin nanti bisa dipake untuk masak, 100% hydrogen vehicle, atau pembakaran lain tergantung kreatifitas masing- masing.

Ditulisan kali ini insyaallah bakal dilengkapi juga dengan video cara pembuatan hydrogen generator, pengujian, sampai pembakaran gas hydrogen yang dihasilkan.

Pada dasarnya hydogen adalah suatu unsur (gas) yang mudah terbakar (mirip LPG kali yee,…). Secara sederhana pemisahan hydrogen dari air (H2O) dilakukan dengan persamaan kimia 2H20(1) + 2e ->2OH(aq) + H2(g) (itu juga kata adik ku, karena saya bukan orang kimia dan nggak ngerti sama kimia J)tapi adikku belum ngasih tau berapa besar elektron (tegangan/arus) yang diperlukan untuk misahin hydrogen ini (kalo ada yang tau, share ya!) udah ah teorinya, bikin pusing,… mending lets get start,…

Bahan dan alat yang dibutuhin:

  1. tabung kaca/ tabung plastik tahan panas (karena pada saat berlangsungnya elektrolisis air bakal jadi sangat panas, mirip ngerebus air pake listrik/ water heater) dipercobaan ini saya pake tabung/ botol bekas kopi instan.
  2. plat stainless, bahan ini agak susah memang kalo untuk dapet stainless murni (cirinya stainless murni; dia nggak nempel di magnet), kebetulan saya dapet minta dari temen (thank’s to pak Dian), kalo nggak dapet plat stainless kamu bisa pake sendok (sendok makan, sendok teh, yang penting stainless) ketebalannya bebas (inget bilang dulu sama nyokap/istri !! Kalo sendoknya diminta).
  3. karet seal, untuk dipasang di tutup tabung supaya nggak bocor, disini saya pake karet ban bekas yang digunting sesuai lingkaran tutup tabung yang dipake.
  4. selang dan knee akquarium, karena nggak ada yang bekas saya beli di tempat aquarium (knee: Rp.500.- selang: Rp.1500.- /meter), knee yang dipake 1 biji (3 biji optional), selang 1 meter juga cukup.
  5. tabung/ botol kecil (optional), ini untuk bikin bubbler, bubbler dipake hanya untuk pengaman aja, supaya udara atau bahkan api (pada saat ngebakar hydrogen) nggak ngebalik ke tabung elektrolisis.
  6. baut & mur stainless, susah cari yang bekas, saya beli dicikapundung dapetnya yang 4mm x 5cm (baut:Rp.1500.- mur:Rp.250.- /biji) yang dibutuhin 2 baut & 4 mur.
  7. spacer, saya pake bekas pulpen yang dipotong- potong ±1cm
  8. konektor kabel (optional), untuk ngehubungin sumber listrik ke tabung.
  9. lem silicon (lem aquarium) atau lem bakar juga bisa. Selubung kerut, sebagai isolator, kalo nggak ada pake solasi listrik juga boleh.
  10. kabel kalo ada yang ukurannya diatas 2mm, secukupnya. Trafo, sumber listrik, plastik. Untuk pengetesan.
  11. AIR, ini yang paling penting. Airnya boleh air apa aja, kalo ada ya pake aquades/ air suling. Saya ngak pake cairan elektrolit (garam, NaOH, KOH,dll) karena nanti amper yang dibutuhin jadi tinggi, just water only.
  12. bor dan mata bor ukuran 3mm dan 5mm, tang, gunting, cutter, AVO meter.

Bikinnya, liat video aja okeh,…

video

Maaf kalau dalam penyampaian bahasanya rada eror, videonya juga jelek, maklum hasil karya editing semalam dan memang saya baru belajar ulead tadi malam. tapi mudah mudahan maksudnya bisa tersampaikan dan bisa dimengerti. be creative !!!

untuk video kalo kurang jelas gambarnya bisa dilihat di youtube (3 part), part1, part2, part3.

di komen ya,… tengkyu,…


Hacking, MP3 player

19 Désémber 2008

hmmmf, udah lama nggak nulis (emangnya mas dani sering nulis apa?). di kesempatan yang nggak sibuk ini saya pengen sharing sesuatu, yap,… hacking MP3. Lho napa mp3 nya di hack mas? gini ceritanya, saya kan sering dengerin mp3 busuk saya itu, dia nggak kuat lama paling lama juga 4 jam, maklum lah mp3 punya Q mp3 murahan, dapet beli second pula. ya kalo untuk play di jalan sih nggak apa- apa, nah kalo play nya di rumah? dikit- dikit ganti batre (emang sih pake batre cas).

tapi sekarang nggak lagi, mp3 Q bisa kuat ampe 24 jam, nggak percaya? bahkan kalo mau seminggu nggak usah ganti batre juga bisa. bahkan kalo mau lebih kreatif nggak usah pake batre juga bisa, weeks,… masi nggak percaya juga? wokeh,… lets start.

yang dibutuhin,…

1. MP3 tentunya, saratnya, masih bisa dipake (kalo udah nggak nyala ya benerin ato buang ato beli lagi yang baru, yang itu buat saya– nggak ding becanda)

2. battery holder, yap tempat batre, boleh yang kecil ato kalo mau play lebih lama boleh yang besar. kalo saya pake bekas jam dinding (arrrgh,… barang bekas lagi)
3. pin jumper, biasanya ada di board komputer jadul (jangan nyabut dari komputer yang kamu pake, ntar nggak bisa browsing lagi ke sini) kalo nggak ada ato males nyabut bisa beli ato pake penitik, jarum, dll.

cara nge-hack-nya gampang,

1. solder pin jumper tadi di kaki battery holder ngadep ke bawah, kayak gambar dibawah ini;

nah yang warna merah itu (yang ditunjukkin tanda panah itu jumpernya)

2. bolongin tepat diatas pin batre di mp3 kamu, pake bor PCB (pelan- pelan bolonginnya ntar mp3 nya malah rusak) bolonginnya sesuai sama jarak pin yang kamu buat di battre holder, kayak gambar dibawah;

yang dikasih tanda titik merah ditunjukkin sama tanda panah itu lobangnya.

selesai deh, masukkin pin batre tadi ke lobang colokkan yang udah kita buat di mp3, ketika dicolokkin pin tadi bakal nyentuh ke konektor batre yang ada di mp3. PERHATIAN waktu masang batre extend ini perhatikan polaritas batre extend jangan sampe kebalik, saya nggak tanggung jawab kalo MP3 loe jadi rusak P.

napa dengan cara ini mp3 bisa punya waktu play tambah lama? tau dong, batre kecil (AAA) yang dipasang di mp3 standar hanya punya kapasitas paling gede 1200mAH (itupun jarang saya temuin di pasaran) sedangkan kalo loe pake batre gede kan banyak tuh yang kapasitas nya gede, ada yang sampe 3000mAH segala tp yang paling banyak sih 2100mAH, nah kalo di extend (apa lagi kalo batre AAA nya dipasangin juga jadi nambah kan mAH nya. simple nya kalo batre AAA 900mAH dan dipasang batre extend AA 2100mAH khan jadi 3200mAH yah? eh salah hmmm,… jadi 3000mAH ya? jadi kamu bisa play -+ 30 jam kalo asumsi pemakaian power MP3 kamu 100mA (biasanya MP3 pake powernya cuman 40-80mA pada full volume)

kalo pengen nggak pake batre kamu bisa pasang konektor extend dan bikin adaptor DC 1.2-1.8V okeh, ato kalo kamu nggak mau ngerusak bodi mp3, kamu bisa bikin fake battery dan disambungin ke power adaptor. simple khan? cara ini bisa kamu aplikasikan juga di mp4 kamu, handphone, ato barang elektronik lain yang sumber dayanya pake batre, tergantung kreatifitas masing masing.

saran dan ide nya di komen aja,…


Mandikan Aku, Bunda,…

19 Désémber 2008

Hari ini,… hmmmm hari terakhir aku puasa di bulan ramadhan ini, Ya Allah akankah aku dapat mengecap kembali Ramadhan-Mu tahun depan?.

Terkadang saya selalu teringat masa- masa dimana kita sedang loss connect dengan Allah, yap kelakuan yang bengal, tidak bersyukur terhadap apapun yang telah dianugerahkan, harta, orang tua, anak, saudara, suami, istri, setelah itu jangan sampai kita mengeluh “apa yang telah saya lakukan?!” atau “kenapa kemarin saya tidak menurut?!” apa gunanya?. Sedikit cerita dari blog sebelah yang mudah- mudahan bisa mengingatkan,…

Mandikan Aku, Bunda

anak_kecil2Saya ingin bertutur tentang seorang sahabat saya. Sebut saja Rani namanya. Semasa kuliah ia tergolong berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak awal, sikap dan konsep dirinya sudah jelas : meraih yang terbaik, baik itu dalam bidang akademis maupun bidang profesi yang akan digelutinya.

Ketika Universitas mengirim kami untuk mempelajari Hukum Internasional di Universiteit Utrecht, di negerinya bunga tulip, beruntung Rani terus melangkah. Sementara saya, lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran dan berpisah dengan seluk beluk hukum dan perundangan.

Beruntung pula, Rani mendapat pendamping yang “setara” dengan dirinya, sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi. Alifya, buah cinta mereka lahir ketika Rani baru saja diangkat sebagai staf Diplomat bertepatan dengan tuntasnya suami Rani meraih PhD. Konon nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah “alif” dan huruf terakhir “ya”, jadilah nama yang enak didengar : Alifya.

Tentunya filosofi yang mendasari pemilihan nama ini seindah namanya pula. Ketika Alif, panggilan untuk puteranya itu berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila saja. Frekuensi terbang dari satu kota ke kota lain dan dari satu negara ke negara lain makin meninggi.

Saya pernah bertanya , ” Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal ?” Dengan sigap Rani menjawab : ” Saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Everything is ok.” n itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya walaupun lebih banyak dilimpahkan ke baby sitter betul-betul mengagumkan. Alif tumbuh menjadi anak yang lincah, cerdas dan pengertian.

Kakek neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu tentang ibu-bapaknya. “Contohlah ayah-bunda Alif kalau Alif besar nanti.” Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani bertutur disela-sela dongeng menjelang tidurnya. Tidak salah memang. Siapa yang tidak ingin memiliki anak atau cucu yang berhasil dalam bidang akademis dan pekerjaannya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau Alif minta adik. Waktu itu Ia dan suaminya menjelaskan dengan penuh kasih-sayang bahwa kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini “DAPAT MEMAHAMI” orang tuanya. Mengagumkan memang. Alif bukan tipe anak yang suka merengek. Kalau kedua orang tuanya pulang larut, ia jarang sekali ngambek.

Kisah Rani, Alif selalu menyambutnya dengan penuh kebahagiaan. Rani bahkan menyebutnya malaikat kecil. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orang tua sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam hati kecil saya menginginkan anak seperti Alif.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby-sitternya. “ALIF INGIN BUNDA MANDIKAN.” Ujarnya. Karuan saja Rani yang dari detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, menjadi gusar. Tak urung suaminya turut membujuk agar Alif mau mandi dengan tante Mien, baby-sitternya.

Persitiwa ini berulang sampai hampir sepekan, “BUNDA, MANDIKAN ALIF” begitu setiap pagi. Rani dan suaminya berpikir, mungkin karena Alif sedang dalam masa peralihan ke masa sekolah jadinya agak minta perhatian.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. “Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency”. Setengah terbang, saya pun ngebut ke UGD. But it was too late. Allah SWT sudah punya rencana lain. Alif, si Malaikat kecil keburu dipanggil pemiliknya.

Rani, bundanya tercinta, yang ketika diberi tahu sedang meresmikan kantor barunya, shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya.

Dan itu memang ia lakukan, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ” INI BUNDA LIF, BUNDA MANDIKAN ALIF ” Ucapnya lirih, namun teramat pedih. Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu berkata, ” INI SUDAH TAKDIR, IYA KAN ? Aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, dia pergi juga kan ?”. Saya diam saja mendengarkan.

” INI KONSEKUENSI SEBUAH PILIHAN.” lanjutnya lagi, tetap tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja berbaur aroma bunga kamboja.

Tiba-tiba Rani tertunduk. “Aku ibunya ……………………….!” serunya kemudian, “BANGUNLAH LIF, BUNDA MAU MANDIKAN ALIF. BERI KESEMPATAN BUNDA SEKALI SAJA LIF”. Rintihan itu begitu menyayat. Detik berikutnya ia bersimpuh sambil mengais-ngais tanah merah. Air mata kesedihan menyirami pusara Alif, putra satu-satunya.

Nasi telah jadi bubur, yang berlalu tak pernah kembali lagi, penyesalan selalu datang terlambat, menyesal pun nggak akan ada guna,


I Love You, Mother

19 Désémber 2008

I Love You, Mother

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan
ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur.
Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si
ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang
dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya
berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang
kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9bulan- GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu -GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu,
memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.Kemudian si anak mengambil
pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: “Telah
Dibayar” .
Diriwayatkan seorang telah bertemu
Rasulullah SAW dan bertanya, “Wahai Rasulullah,
siapakah yang paling berhak mendapatkan layanan
istimewa dariku?”
Rasulullah menjawab, “Ibumu”
Kemudian???
Rasulullah menjawab, “Ibumu..”
Kemudian???
Rasulullah menjawab, “Ibumu…..”
Kemudian Rasulullah menjawab, ” Baru Kemudian
ayahmu dan setelah itu saudara-saudara
terdekatmu.”

mother is the best super hero in the world. thank’s mom.


PCB “Meskipun jelek, it’s made by me!!!”

19 Désémber 2008

Kadang kita pengen bikin sesuatu barang custom yang punya kualitas custom (meskipun jelek “it’s made by me !!!”), tapi mentok sama pertanyaan “gimana cara bikinnya?”. Dalam tulisan qu kali ini saya mo bahas gimana caranya bikin custom PCB yang gampang dan bahannya banyak tersedia di toko elektronik (ya iya laah, pasti ditoko elektronik, masa di toko bunga?). seeeep,….

Sekarang kita siapin bahan bahan dan alat yang dibutuhin,…;

  1. ferichloride, (halah,… lupa lagi nulisnya,… pokonya biasa disebut feriklorida), kalo males beli bisa juga pake Porstek™ (pembersih keramik), tapi pake ini agak lama, sebaiknya pake yang pertama aja ya,
  2. Kertas foto (glossy papper), kertas glossy apa aja, yang penting bahan dasarnya kertas (bukan plastik !!!), saya pake DataPrint™ (sory bukan maksut ngiklan, lagian nggak dapet tip juga dari DataPrint™)
  3. Air putih hangat, yang ini air biasa dari Termos™ dicampur air dingin dikit (suam suam kuku),
  4. Printer laser, apapun printernya yang penting laser item, kalo nggak punya (kasiaaaan dech loe!, kayak gue), bisa pake mesin foto copy (kalo nggak punya juga, usaha dong, minta foto copy in kek ke tukang foto copy).
  5. Komputer untuk ngegambar desain pcb yang rumit, lengkap dengan program PCB design-nya. Saya pake program DIPtrace untuk desain pcb nya, gratis juga kalo untuk desain pcb kecil dibawah 250 pin.
  6. Pembersih PCB dan ampelas halus (600/800), bisa pake sabun, bensin, alkohol, kayuputih (inget bilang dulu sama cewek kamu ya, ntar malah ribut gara gara kayuputih nya kamu ambil)
  7. Setrika, ??
  8. Rokok, bagi para perokok
  9. Waktu, bagi orang sibuk

Now, how it is made? Here we go,… Here gene masih bikin PCB sendiri?,… bae we!!!

  1. Bersiin tuh PCB pake ampelas halus dulu, nggak usah diteken ya ngampelasnya ntar abis tembaganya, ampe nggak ada bekas oksidasi aja. Trus bersiin juga pake sabun (di tempat cuci piring) tririskan. Terakhir bersiin pake bensin/ kayuputih. Sisihkan (bungkus pake tissue supaya kering dan nggak kepegang lagi). Hasil ngebersiin sampe kinclong, like this:

100_6615

  1. Bikin desainnya, untuk yang pake komputer kalo udah selesai desainnya langsung di print ya ke kertas foto tentunya (tentukan ketebalan print, pake full aja biar item dan nggak bolong bolong). Untuk yang ngeprint nya pake tangan ato printer inkjet, selesai di print trus di transfer ke foto papper pake foto copy (bilang ke tukang foto copy nya “yang bersih dan tebel ya mas”). Oh ya, ngeprint ke kertas foto HARUS TERBALIK. Like this:
100_6610
  1. Salin ke PCB, tempatkan gambar diatas pcb yang udah dibersiin tadi (inget bagian tembaga yang udah kinclong jangan kepegang, apa lagi kalo tangan mu keringetan, ntar jd oksidasi lagi), kalo posisinya udah bener gencet tu PCB pake setrika (dengan posisi; kertas foto ada di dekat bagian yang panas) kalo bisa alas pcb nya pake kayu yang rata ato di lantai juga boleh, paling enak sih dilantai bekas tempat nyimpen setrika jd lantainya agak panas (supaya si pcb nggak bengkok), ngegencetnya nggak usah lama paling jg 30-60 detik-an sampe kertas nya agak lengket, like this;
100_6621
  1. Angkat setrikanya simpen pcb dilantai lain (yang dingin) dengan posisi kertas foto menghadap bagian yang dingin (saya pake alas alumunium untuk ngedinginnin), lakukan proses 3 dan 4 berulang, yaaa,… 2 kali jg cukup.

100_6623

  1. Dinginkan pcb, coba lihat apakah kertas foto nya rada ngangkat? Kalo iya cabut pelan pelan (sambil diliat ya apakah track nya ikut keangkat ato ngga) kalo kertasnya lengket ke pcb dan susah dibuka, jangan dipaksa, masukkin si pcb ke air hangat sambil di sikat pake sikat gigi yang soft ato pake tangan juga boleh, pelan pelan ya (ntar juga kertasnya ancur)
  2. keringin tuh pcb yang udah ada track nya, jadinya mungkin like this;

100_6628 100_6624

  1. Udah gitu masuk ke proses etching, siapin air hangat di wadah yang seukuran sama pcb (ketinggian bebas, asal tinggi air nggak terlalu banyak) asumsi tinggi air; kalo wadah digoyangkan maka pada posisi tertentu pcb nggak akan terendam. Masukkin ferichloride ke wadah berisi air hangat itu, kocok hingga larut (ngocoknya jangan pake logam ya!)
  2. Masukkin pcb ke wadah yang udah ada larutan ferichloride tadi, like this;

100_6631 100_6630

  1. Goyang- goyang sampe tembaga yang nggak ketutup tinta laser ilang/ bersih.kalo udah, bersiin deh pake air biasa, trus ilangin tinta laser nya pake bensin/ alkohol/ minyak kayuputih dll. Keringkan. like this;

100_6632 100_6634

  1. Bolongin PCB pake bor pcb (untuk yang track nya ada dibawah), untuk yang track nya ada di atas, yaaa,… nggak usah, tempelin aja langsung komponen mu

It’s all done !!!, ada pertanyaan? di comment aja ya,…

Semoga membantu, Kritik dan saran dan ide ditunggu !


Box Speaker from Jerigen

19 Désémber 2008
Lagi- lagi barang bekas, maklum lah, saya mah cuman orang endonesa. perangkat audio yang saya miliki dirumah memang nggak sebagus yang orang- orang miliki, selain nggak sanggup beli perangkat audio yang bagus alasan lainnya juga “kalo saya beli yang itu yaaa,…. nggak belajar !” so, ya lets bikin aja yooo,…

Bahannya tentu saja jrigen dan speaker (speaker sebaiknya jangan bikin; agak susah ), bahan dan alat lain, baut, mur, dacroon/ glasswool/ kain/ apa aja (untuk peredam; be creative) jangan terpaku sama glasswool, nggak ada glasswool bisa pake kayu bekas, koran bekas, kain, kapas, kapuk, bor tangan (nggak ada bor tangan juga nggak apa apa, bisa pake paku yang dipanasin).

Let get start,

Pertama, bersiin dulu jeriggen nya sampe bersih (disini saya pake jrigen yang biasa dipake minyak kelapa 5 liter), bersiin pake sabun biar minyaknya ilang, sampe kinclong,

Kedua, ukur speaker yang mau dimasukkin ke jrigen itu (disini saya pake speaker 6 inch; karena kalo yang lebih gede nggak akan muat ke jrigennya & volume jrigen sebenarnya hanya untuk 4 inch speaker),

Ketiga, bolongin deh tu jrigen sesuai ukuran yang tadi kita gambar, inget ngebolonginnya harus lebih kecil dari ukuran, paling tidak diameter gambar dikurangi 1,2 cm, bolongiinnya bisa pake cutter, gergaji triplek, ato pake solder.

Keempat, masukin bahan peredam disekeliling dinding jrigen, jangan sampe penuh/ sampe padat, karena akan mengurangi volume udara didalam jrigen.

Kelima, kasi kabel speaker keluar (tentunya pake solder dan timah), kalo nggak, dibaut dipinggirkan box juga boleh.

Keenam, masukkin tu speaker ke lubangnya (kalo ada sebelumnya kasi lem kaca seluruh pinggiran lubang speaker & tunggu kering lemnya sebelum speaker dimasukkin), baut speakernya sampe pageuh.

Naaah, jadi deh, punya qu jadinya kayak gini:




Gambar at the second line itu amp

bikinan juga,

Ini masih kondisi normal, ntar lain waktu saya posting deh yang udah di modifikasi nya. Tes deh suaranya, oh ya untuk ngilangin suara ngegeber kasi alas box nya pake alas karet, bisa pake sendal jepit dipotong kecil- kecil untuk dijadiin kaki si box (inget, sendal jepitnya yang bekas juga ya, supaya nggak dimarahin sama mama gara- gara sendal jepitnya ilang )


Lets hear the sound,….


ups… , sory rada cempreng, ada pengurangan resolusi suara waktu nge-recordnya -) coba punya kamu,….

nggak kalah kan sama yang harganya 400rb-an (emang sih tergantung amplifier nya juga) ntar sy bahas gimana bikin amp, yang lumayan yang tetunya masih mengandung barang bekas.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.